Menu

Minggu, 22 Agustus 2010

Apa Perbedaan Program Affiliate dengan Reseller?

Istilah reseller dan affiliate dalam bisnis online memang sudah tidak asing lagi.
Kedua sistem tersebut sering digunakan untuk memperoleh penghasilan melalui internet. Jika pekan lalu telah dibahas tentang apa itu affiliate, pekan ini kami akan membahas apa sih perbedaan reseller dan affiliate ?

Pada prinsipnya sistem affiliate dan reseller adalah sama. Yaitu sama-sama bertujuan untuk menjualkan produk orang lain, menjadi media perantara antara produsen/distributor dengan end user/konsumen. Atas jasa pemasaran tersebut maka mereka berhak untuk mendapatkan komisi, yang besarannya disesuaikan dengan aturan dari pihak produsen/distributor. Yang membedakan antara sistem reseller dan affiliasi yaitu :

  • Sistem affiliate adalah salah satu sistem yang digunakan dalam bisnis online, dengan menjualkan produk atau jasa orang lain tanpa syarat apapun. Sehingga kita hanya diwajibkan mendaftar, tanpa perlu membeli atau memiliki produk atau jasa yang akan kita tawarkan. Namun komisi affiliate juga tidak sebesar komisi program reseller, biasanya berkisar antara 20% hingga 50%. Misalnya clickbank.com

  • Sedangkan program reseller adalah sistem yang dapat dijalankan untuk bisnis online, dengan menjualkan produk atau jasa orang lain dengan syarat kita harus membeli atau memiliki produk atau jasa yang akan kita pasarkan. Komisi yang diberikan pun juga bervariasi, namun lebih besar daripada komisi yang diterima affilitor yaitu berkisar antara 30% hingga 80%.

Dalam menjalankan bisnis online dengan sistem affiliate ataupun reseller dibutuhkan ketekunan serta dituntut untuk selalu fokus pada satu produk atau jasa saja. Selain itu tidak semua program affiliate serta reseller yang ditawarkan memiliki kualitas yang bagus, jadi kita harus lebih berhati – hati untuk memilih program yang tepat. Untuk itu berikut kami berikan tips sukses menjalankan bisnis affiliate maupun bisnis reseller :

  1. Sebelum menjadi affiliate ataupun reseller suatu produk, biasakan mempelajari informasi tentang produk atau jasa yang akan Anda promosikan.
  2. Pilihlah produk yang diminati pasar atau prduk yang anda sukai. Jadi selain memasarkan produknya, Anda juga bisa memperoleh kesenangan dari kegiatan tersebut agar tidak mudah bosen.
  3. Lakukan dengan menggunakan strategi marketing atau promosi yang beda daripada yang lain. Sehingga bisa menarik perhatian orang. Contohnya dengan memberikan bonus atau tambahan yang menarik minat beli konsumen.
  4. Berikan tambahan pengalaman untungnya mengikuti bisnis affiliate atau reseller produk tersebut, agar konsumen yakin dengan penawaran yang ada. Bisa menggunakan blog Anda untuk mengoptimalkan promosi, dengan membuat konten baru di blog untuk promosi.
  5. Mengajak kerjasama beberapa orang untuk membantu penjualan kita, misalnya saja mengajak rekan yang belum menjadi reseller untuk membantu memasarkan produk yang kita awarkan dengan membagi komisi yang diperoleh.
  6. Yang kelima adalah tekun, fokus serta memberikan inovasi – inovasi baru yang dapat menarik minat konsumen lebih banyak. Pikirkan tentang cara meningkatkan penjualan produk yang kita tawarkan.
sumber : http://bisnisukm.com/apa-sih-perbedaan-reseller-dan-affiliate.html

Apa itu Affiliate Marketing?

Affiliate Marketing adalah salah satu cara memperoleh penghasilan dari internet. Di dunia bisnis offline tentu kita pernah mendengar istilah agen, broker, maupun reseller. Sistem kerjanya yaitu, mereka yang berhasil menjual barang atau jasa dari pemilik produk/jasa akan mendapatkan komisi. Nah, di dunia bisnis online, affiliate marketing juga menerapkan sistem ini.


Affiliate Marketing termasuk sebuah bisnis besar. Diperkirakan bisnis ini bernilai sekitar 14 juta dollar setiap tahunnya. Dalam affiliate marketing, kita dibayar kalau kita berhasil menjual produk/jasa seorang merchant atau affiliate merchant.

Merchant atau affiliate merchant adalah orang atau perusahaan yang memiliki produk atau jasa yang mereka pasarkan melalui internet. Sementara orang-orang yang tidak memiliki produk/jasa untuk dijual, bisa membantu affiliate merchant tersebut dalam menjualkan produknya. Untuk setiap produk yang terjual, mereka akan mendapatkan komisi.

Nah, orang-orang yang menghasilkan uang dengan cara tersebut di atas disebut "affiliate marketers" atau affiliate. Kadang-kadang mereka juga disebut "associates" atau "program partners".

Kalau kita mendaftarkan diri pada "affiliate program" milik affiliate merchant, artinya kita mendaftarkan diri menjadi salah satu anggota jajaran sales online mereka. Affiliate merchant hanya memberikan komisi kepada affiliate marketers hanya bila mereka berhasil menjual produk/jasa yang ditawarkan.


Bagaimana cara kerja affiliate marketing ini? Dalam dunia bisnis online, semua affiliate marketer melakukan penjualan melalui "link khusus" atau dikenal dengan istilah "affiliate link". Affiliate link ini diberikan oleh affiliate merchant (pemilik barang/jasa).

Misalnya, kita menemukan sebuah produk bagus yang ditawarkan di internet. Pemilik produk membuka program affiliate & menawarkan komisi sebesar 40% untuk setiap produk yang terjual.

Kemudian kita bisa langsung mendaftarkan diri menjadi affiliate marketernya dengan mengisi sebuah form yang sudah disediakan melalui situs yang ada. Biasanya merchant akan meminta kita untuk mengisi nama, alamat lengkap, nama penerima "cek" (untuk komisi), email, nomor telepon, dan sebagainya.

Selanjutnya kita akan diminta untuk membaca "affiliate agreement" (perjanjian affiliate). Affiliate agreement adalah sebuah dokumen legal yang mengikat kita dengan affiliate merchant. Isinya biasanya menyatakan kesepakatan kita terhadap syarat & ketentuan yang diterapkan oleh affiliate merchant, seperti tidak boleh mengirimkan email spam (email komersial yang tidak diminta oleh pemilik email tersebut).

Affiliate agreement ini penting karena jika kita melanggar syarat dan ketentuan yang telah tertulis di sana, affiliate merchant bisa menunda pembayaran atau bahkan mengeluarkan kita dari affiliate program mereka.

Nah, setelah kita menyatakan bersedia mematuhi affiliate agreement tersebut, affiliate merchant akan memberikan sebuah "affiliate link" untuk kita. Tugas kita selanjutnya adalah mempromosikan affiliate link tersebut sampai terjadi transaksi penjualan atau pembelian. Enaknya, kita tidak usah pusing tentang stok barang, pengiriman, administrasi pembayaran, dsb. Serahkan semua pada merchant, biar merchant yang urus. Tugas kita hanya berpromosi, TITIK.

Contoh merchant yang menyediakan program affiliate ini semisal Amazon.com yang menjual buku. Asian Brain yang menyediakan program affiliate untuk produk sekolah internet marketing (www.BelajarBisnisInternetAhira.com). Untuk produk fashion ada fashion bug, fashion fabrics club, dsb.

Intinya, semua produk/jasa yang dijual di dunia offline bisa juga dijual di dunia online/internet. Baik itu tshirt, buku, komik, CD, jasa konsultan, jasa design, dsb.




sumber : http://wirausaha-online.blogspot.com/2006/04/apa-itu-affiliate-marketing.html

Doomsday Vault - Kubah Anti Kiamat


Adanya ramalan tentang kiamat membuat para ilmuwan berpikir keras untuk mengantisipasinya. Seperti yang dilakukan oleh Global Crop Diversity Trust bekerjasama dengan FAO (Food and Agriculture Organization) serta Biodiversity International membuat sebuah lumbung pangan yang diberi nama Kubah Kiamat sebagai persediaan makanan jika bencana besar yang mengakibatkan punahnya makhluk hidup di bumi. Kenapa mereka membuat lumbung makanan? Menurut mereka pada saat bencana besar datang, kelaparan akan melanda setiap makhluk hidup, sehingga untuk mengantisipasinya mereka menyimpan biji-biji yang nantinya digunakan sebagai benih untuk bertahan hidup.



Seperti yang sudah diberitakan, lumbung yang diberi nama Doomsday Vault atau Kubah Kiamat ini dapat menyimpan 4,5 juta sampel benih dari seluruh dunia. Kubah ini dibangun di sebuah pegunungan beku di Kepulauan Svalbard, Noewegia, 1100 km dari kutub utara dan berada didalam perut bumi sedalam 127.5 meter.


Pada saat peresmiannya yang dihadiri oleh Presiden Komisi eropa, Jose manuel Barroso dan penerima Nobel perdamaian 2004 Wangari Maathai, Perdana Mentri norwegia jens Stoltenberg mengatakan bawha Kubah Kiamat ini adalah Bahtera Nuh yang melindungi kepunahan keanekaragaman biologi dimasa depan.

sumber : http://yogopunyablog.blogspot.com/2009/10/doomsday-vault-kubah-anti-kiamat.html

Missing Link Teori Darwin

Nama Charles Darwin tidak asing lagi bagi telinga kita. Dalam Origin of Species-nya tahun 1859 yang sangat populer merombak pemikiran dunia tsb.



Semua kehidupan di muka bumi di jejak ulang baik itu primata, mamalia, vertebrata hingga ke bentuk kehidupan paling sederhana yang di asumsikan sudah ada milyaran tahun lalu. Namun seiring dengan bertambahnya penemuan fosil-fosil disana-sini bertambahlah kebingungan para ilmuwan. Mereka berkesimpulan bentuk awal species manusia berawal di Asia sejak 500.000 ribu tahun yang lalu. Penemuan di Afrika Timur membawa tambahan informasi bahwa transisi dari bentuk tersebut ke bentuk kera yang menyerupai manusia (homonids) terjadi pada 14 juta tahun yang lalu. Dan baru setelah melewati proses sangat lamban 11 juta tahun kemudian muncul bentuk yang layak diklasifikasikan sebagai Homo.

Jenis pertama dalam klasifikasi ini adalah Advanced Australophitecus dari Afrika sekitar 2 juta tahun yang lalu. Setelah sekitar 1 juta tahun baru muncul Homo Erectus dan ditambah lagi 900.000 tahun (50.000 SM) barulah muncul jenis manusia primitive pertama yaitu, Neanderthal. Yang perlu dicatat adalah perkakas primitif seperti batu tajam yang dipergunakan Advanced Australophitecus dan Neanderthal berbentuk hampir mirip, padahal rentang waktu antara kedua jenis tersebut adalah 2 juta tahun. Artinya selama rentang masa itu perkembangan peradaban dan intelektualitas berjalan dalam percepatan yang sangat lambat.

Lalu secara mendadak dan tiba-tiba 35.000 tahun lalu muncul suatu species baru yaitu Homo Sapiens (manusia berfikir) di wilayah Mediterania, setelah punahnya species Neanderthal dengan sebab yang diperkirakan oleh para ahli akibat kondisi iklim yang memburuk pada waktu itu. Species baru ini yang disebut Homo Sapiens atau Cro Magnon
Disinilah letak missing link teori Darwin, Mengapa bisa terjadi lonjakan species, peradaban, kebudayaan dan tehnologi seperti itu.? Menurut Prof. Theodosius Dobhansky pengarang buku Mankind Evolving, yang paling mengherankan adalah bukan keterbelakangan manusia purba, tetapi adalah kemajuan kita, manusia modern yang sangat pesat. Menurutnya dengan percepatan evolusi normal manusia sekarang harus nya masih dalam tahap primitive, utk mengembangkan perkakas batu saja diperlukan 2 juta tahun lagi. Dan mungkin dengan evolusi 10 jt tahun lagi manusia baru mencapai dasar ilmu astronomi dan matematika. Tapi justru kita, manusia yang hanya berselisih sekitar 50.000 tahun saja sudah dapat mendaratkan pesawat di bulan dengan teknologi komputer, sudah memiliki bentuk fisik seperti kita sekarang ini, dan memiliki peradaban yang lebih maju dibandingkan species sebelumnya. Mereka hidup di gua-gua, sudah mengenal pakaian dan perkakas yang lebih halus dan fungsional yang dibuat dari kayu dan tulang. Lukisan2 yang ditemukan di dinding2 gua tsb menunjkan bahwa mereka sudah memiliki cita rasa seni, emosi dan religi.

Ralph Solecki, arkeolog yang menemukan penemuan yang sangat mengejutkan digua Shanidar Timur tengah pada tahun 1957. Pada saat penggalian tersebut terkuak bukti-bukti bahwa peradaban manusia tidak menunjukan kemajuan seiring dengan perjalan waktu, melainkan malah menunjukan kemunduran.dari tahun 27.000 SM hingga 11.000 SM ditemukan bukti bahwa populasi manusia menyusut dan hamper punah dari seluruh area tsb selama masa 16.000 tahun. Lalu di titik 11.000 SM itulah muncul jenis Homo Sapiens yang langsung dan sekaligus membawa peradaban, budaya, dan tehnologi yang jauh lebih maju.

Lalu akan timbul pertanyaan dalam benak kita, “ apakah kita atau leluhur kita bisa mencapai peradaban dan teknologi tsb dengan usaha sendiri atau ada campur tangan pihak lain, ( misalnya pewarisan) tehnologi dari peradaban lain yang lbh maju…?”

Kebudayaan yang sudah maju pada jaman dahulu:

Manusia Lembah Sungai Nil

Kita semua tahu kalau bangsa Mesir kuno adalah penghuni sungai Nil memiliki pengetahuan yang sangat luas dibidang geometri ( ilmu ukur ruang ) , matematika, dan astronomi. Semua berwujud dalam bentuk piramida Giza yang telah berdiri lebih dari 5000 tahun. Salah satu pencapaian terbesar bangsa Mesir adalah mencinptakan system kalender berdasarkan pergerakan bulan. Lalu pada tahun 3000 SM, mereka juga menciptakan kalender matahari 365 hari serupa kalender Gregorian yang kita pakai sekarang. Sorang ahli arkeoastronomi, Robert Bauval mengemukan bahwa susunan kompleks piramida Giza identik dengan susunan rasi bintang Orion…begitu juga dengan bangunan2 kuno lainnya di Mesir.. sungguh maju sekali ilmu pengetahuan mereka.







Kebudayaan Maya & Inca

Kebudayaan Maya & Inca adalah kebudayaan yang paling maju di wilayah Amerika Latin. Bisa dilihat dari bangun peninggalan mereka, seperti kuil Matahari dan Piramida dunia baru. Ditilik dari strukturnya bangunan ini berfungsi utk mengamati pergerakan bulan dan matahari. Bangsa Maya juga telah mengenal planet Venus dan menganggap ini menjadi hal yang penting dlm kehidupan mereka. Bangsa Maya juga mengenal system kalender, bahkan system kalender bangsa Maya ini adalah system kalender yang paling akurat di dunia. Lebih akurat dari pada system kalender yang kita gunakan sekarang yang masih harus menambah satu hari utk tiap tahun kabisat. Beberapa bangunan terkenal lainya seperti Chichen Itza dan Istana Uxmal dirancang sedemikian rupa posisnya sehingga menghadap ke Venus pada saat terbit pertama kali dilangit paling selatan..Sungguh sangat maju astronomi mereka….





Dari mana semua ini berasal?

Ahli purbakala Graham Hancock dalam esainya tahun 2000 mengemukakan teori bahwa komplek kuil Angkor Wat di Kamboja merepleksikan susunan rasi bintang Draco, dan dalam risetnya mengenai kota yang hilang Atlantis berpendapat bahwa kemungkinan besar penduduk Atlantis lah yang pada saat itu telah memiliki pengetahuan yang sangat luas dan mewariskan pengetahuan tsb ke bangsa2 lainnya. Sebelum akhirnya mereka musnah karena percobaan kristal yang mengakibatkan Atlantis tenggelam. Teori yang menarik, mengingat rata2 bangunan ini dibangun pada rentang waktu 12.000 – 3.000 tahun yang lalu. Dikala manusia pada saat itu masih pada jaman batu.

Dengan asumsi teori Darwin maka sulit di percaya manusia yang masih primitif memiliki metode konstruksi banguan raksana dengan tingkat presisi geometri mengagumkan dan salah satu motifnya adalah pengamatan astronomi, tanpa bantuan alat2 berat atau mesin canggih yang dimiliki manusia moderen sekarang…Bahkan sangking kompleks dan raksasanya bangun tsb, diragukan kalau manusia sekarang bisa meniru pembuatan struktur tsb.

Misteri & Asal Mula DNA

DNA ( Dioxyribo Nucleic Acid ) sebagai susunan struktur dasar pembentuk kehidupan sudah dikenal dalam ilmu biologi dan genetika abad 20. Menjadi popular oleh ilmuwan pemenang Nobel Biologi bernama Francis Crick yang menemukan struktur double helix dari DNA. Melalui teorinya yang mencengangkan, yaitu Directed Panspermia pada tahun 1973. Crick mendeklarasikan “ kami sudah menemukan rahasia awal mula kehidupan” asumsi dasar teori tsb adalah berdasarkan bukti2 yang ditemukan dalam penelitiannya iya sampai pada satu kesimpulan bahwa “ ASAL MULA DNA BUKANLAH DARI BUMI ” melainkan datang dari suatu tempat diluar bumi. Crick menemukan bahwa asal mula bentuk kehidupan di dunia ini berasal dari sumber yang tunggal bukan dari sumber yang jamak. Dan dalam kasus DNA manusia, unsur-unsur kimia pembentuknya justru lebih banyak terdiri dari unsur-unsur yang tidak banyak terdapat dibumi. Sungguh aneh memang jika DNA diasumsikan terjadi karena proses kimia dan fisika dibumi, kenapa justru DNA itu sendiri banyak mengandung unsur2 yang justru langka di bumi..

Hipotesis Crick :
1. Code genetic adalah indentik pada semua mahluk hidup
2. Bentuk2 kehidupan awal muncul secara tiba2 dibumi ini, tanpa asanya tanda2 eksistensi dari nenek moyang sebelumnya.

Mungkinkah DNA ini berasal dari luar bumi sana? Mungkin sekali dan sampai saat ini belum ada bantahan mengenai teori Crick ini, malah beberapa ilmuwan justru menguatkan teori tersebut. Dan DNA ini tidak mungkin terbawa secara tidak sengaja oleh komet atau meteor karena sesuatu yang hidup akan menglami kematian diperjalan tersebut. Kemungkinan lain juga bahwa DNA ini dibawa dengan transfortasi khusus ke bumi dan siapapun yang membawanya kemudian melakukan penanaman genetic. Dan apakah munculnya Homo sapiens secara tiba2 akibat dari penanaman kode genetic ini….?

sumber : http://yogopunyablog.blogspot.com/2009/10/missing-link-teori-darwin.html





Kebudayaan yang sudah maju pada jaman dahulu:

Manusia Lembah Sungai Nil

Kita semua tahu kl bangsa Mesir kuno adalah penghuni sungai Nil memiliki pengetahuan yang sangat luas dibidang geometri ( ilmu ukur ruang ) , matematika, dan astronomi. Semua berwujud dalam bentuk piramida Giza yang telah berdiri lebih dari 5000 tahun. Salah satu pencapaian terbesar bangsa Mesir adalah mencinptakan system kalender berdasarkan pergerakan bulan. Lalu pada tahun 3000 SM, mereka juga menciptakan kalender matahari 365 hari serupa kalender Gregorian yang kita pakai sekarang. Sorang ahli arkeoastronomi Robert Bauval mengemukan bahwa susunan kompleks piramida Giza identik dengan susunan rasi bintang Orion…begitu juga dengan bangunan2 kuno lainnya di Mesir.. sungguh maju sekali ilmu pengetahuan mereka.














Kebudayaan Maya & Inca

Kebudayaan Maya & Inca adalah kebudayaan yang paling maju di wilayah Amerika Latin. Bisa dilihat dari bangun peninggalan mereka, seperti kuil Matahari dan Piramida dunia baru. Ditilik dari strukturnya bangunan ini berfungsi utk mengamati pergerakan bulan dan matahari. Bangsa Maya juga telah mengenal planet Venus dan menganggap ini menjadi hal yang penting dlm kehidupan mrk. Bangsa Maya juga mengenal system kalender, bahkan system kalender bangsa Maya ini adalah system kalender yang paling akurat.di dunia. Lebih akurat dari pada system kalender yang kita gunakan sekarang yang masih harus menambah satu hari utk tiap tahun kabisat. Beberapa bangunan terkenal lainya seperti Chichen Itza dan Istana Uxmal dirancang sedemikian rupa posisnya sehingga menghadap ke Venus pada saat terbit pertama kali dilangit paling selatan..Sungguh sangat maju astronomi mrk….





Dari mana semua ini berasal?

Ahli purbakala Graham Hancock dalam esainya tahun 2000 mengemukakan teori bahwa komplek kuil Angkor Wat di Kamboja merepleksikan susunan rasi bintang Draco, dan dalam risetnya mengenai kota yang hilang Atlantis berpendapat bahwa kemungkinan besar penduduk Atlantislah yang pada saat itu telah memiliki pengetahuan yang sangat luas dan mewariskan pengetahuan tsb ke bangsa2 lainnya. Sebelum akhirnya mereka musnah karena percobaan kristal yang mengakibatkan Atlantis tenggelam. Teori yang menarik, mengingat rata2 bangunan ini dibangun pada rentang waktu 12.000 – 3.000 tahun yang lalu. Dikala manusia pada saat itu msh pada jaman batu.

Dengan asumsi teori Darwin maka sulit di percaya manusia yang masih primitif memiliki metode konstruksi banguan raksana dengan tingkat presisi geometri mengagumkan dan salah satu motifnya adalah pengamatan astronomi, tanpa bantuan alat2 berat atau mesin canggih yang dimiliki manusia moderen sekarang…Bahkan saking komplek dan raksasanya bangun tsb, diragukan kl manusia sekarang bisa meniru pembuatan struktur tsb.

Misteri & Asal Mula DNA

DNA ( Dioxyribo Nucleic Acid ) sebagai susunan struktur dasar pembentuk kehidupan sudah dikenal dalam ilmu biologi dan genetika abad 20. Menjadi popular oleh ilmuwan pemenang Nobel Biologi bernama Francis Crick yang menemukan struktur double helix dari DNA. Melalui teorinya yang mencengangkan, yaitu Directed Panspermia pada tahun 1973. Crick mendeklarasikan “ kami sudah menemukan rahasia awal mula kehidupan” asumsi dasar teori tsb adalah berdasarkan bukti2 yang ditemukan dalam penelitiannya iya sampai pada satu kesimpulan bahwa “ ASAL MULA DNA BUKANLAH DARI BUMI ” melainkan dating dari suatu tempat diluar bumi. Crick menemukan bahwa asal mula bentuk kehidupan di dunia ini berasal dari sumber yang tunggal bukan dari sumber yang jamak. Dan dalam kasus DNA manusia unsur-unsur kimia pembentuknya justru lebih banyak terdiri dari unsur-unsur yang tidak banyak terdapat dibumi. Sungguh aneh memang jika DNA diasumsikan terjadi karena proses kimia dan fisika dibumi, kenapa justru DNA itu sendiri banyak mengandung unsur2 yang justru langka di bumi..

Hipotesis Crick :
1. Code genetic adalah indentik pada semua mahluk hidup
2. Bentuk2 kehidupan awal muncul secara tiba2 dibumi ini, tanpa asanya tanda2 eksistensi dari nenek moyang sebelumnya.


Mungkinkah DNA ini berasal dari luar bumi sana? Mungkin sekali dan sampai saat ini belum ada bantahan mengenai teori Crick ini, malah beberapa ilmuwan justru menguatkan teori tersebut. Dan DNA ini tidak mungkin terbawa secara tidak sengaja oleh komet atau meteor karena sesuatu yang hidup akan menglami kematian diperjalan tersebut. Kemungkina lain jg bahwa DNA ini di bawa dengan transfortasi khusus ke bumi dan siapapun yang membawanya kemudian melakukan penanaman genetic. Dan apakah munculnya Homo sapiens secara tiba2 akibat dari penanaman kode genetic ini….??





0 komentar:



Poskan Komentar


Komentarlah sesuai dengan isi artikel. Spam akan saya hapus.

Bagi yang mau bertukar link, silahkan konfirmasi di kolom komentar.

// <![CDATA[
if (!window.google || !google.friendconnect) {
document.write('' +
'');
}


// ]]> // // // // <![CDATA[
(function(){var f=true,g=null,j=false,l,m=this,n="object",ba="[object Array]",o="number",ca="splice",p="array",da="[object Function]",ea="call",q="function",r="null",fa=function(a){var b=typeof a;if(b==n)if(a){if(a instanceof Array||!(a instanceof Object)&&Object.prototype.toString.call(a)==ba||typeof a.length==o&&typeof a.splice!="undefined"&&typeof a.propertyIsEnumerable!="undefined"&&!a.propertyIsEnumerable(ca))return p;if(!(a instanceof Object)&&(Object.prototype.toString.call(a)==da||typeof a.call!="undefined"&&typeof a.propertyIsEnumerable!="undefined"&&!a.propertyIsEnumerable(ea)))return q}else return r;else if(b==q&&typeof a.call=="undefined")return n;return b},s=function(a){return fa(a)==p},t=function(a){var b=fa(a);return b==p||b==n&&typeof a.length==o},ga="string",u=function(a){return typeof a==ga};Math.floor(Math.random()*2147483648).toString(36);var ha=function(a){var b=Array.prototype.slice.call(arguments,1);return function(){var c=Array.prototype.slice.call(arguments);c.unshift.apply(c,b);return a.apply(this,c)}},ia=function(a,b){function c(){}c.prototype=b.prototype;a.Z=b.prototype;a.prototype=new c};var v="",w=function(a){this.stack=Error().stack||v;if(a)this.message=String(a)};ia(w,Error);var ja="$$$$",ka=function(a){for(var b=1;b<arguments.length;b++){var c=String(arguments[b]).replace(/\$/g,ja);a=a.replace(/\%s/,c)}return a},la=/^[a-zA-Z0-9\-_.!~*'()]*$/,z=function(a){a=String(a);if(!la.test(a))return encodeURIComponent(a);return a},A=function(a,b){if(ab)return 1;return 0};var ma=function(a,b){b.unshift(a);w.call(this,ka.apply(g,b));b.shift();this.Y=a};ia(ma,w);var na="Assertion failed",oa=": ",pa=function(a,b){if(!a){var c=Array.prototype.slice.call(arguments,2),d=na;if(b){d+=oa+b;var e=c}throw new ma(v+d,e||[]);}};var B=Array.prototype,qa=B.indexOf?function(a,b,c){pa(a.length!=g);return B.indexOf.call(a,b,c)}:function(a,b,c){c=c==g?0:c<0?Math.max(0,a.length+c):c;if(u(a)){if(!u(b)||b.length!=1)return-1;return a.indexOf(b,c)}for(c=c;c<a.length;c++)if(c in a&&a[c]===b)return c;return-1},ra=B.forEach?function(a,b,c){pa(a.length!=g);B.forEach.call(a,b,c)}:function(a,b,c){for(var d=a.length,e=u(a)?a.split(v):a,h=0;h<d;h++)h in e&&b.call(c,e[h],h,a)},sa="callee",ta=function(a){for(var b=1;b<arguments.length;b++){var c=arguments[b],d;if(s(c)||(d=t(c))&&c.hasOwnProperty(sa))a.push.apply(a,c);else if(d)for(var e=a.length,h=c.length,i=0;i<h;i++)a[e+i]=c[i];else a.push(c)}};var ua=function(a){var b=[],c=0;for(var d in a)b[c++]=a[d];return b},va=function(a){var b=[],c=0;for(var d in a)b[c++]=d;return b};var C,D,E,F,wa=function(){return m.navigator?m.navigator.userAgent:g};F=E=D=C=j;var G;if(G=wa()){var xa=m.navigator;C=G.indexOf("Opera")==0;D=!C&&G.indexOf("MSIE")!=-1;E=!C&&G.indexOf("WebKit")!=-1;F=!C&&!E&&xa.product=="Gecko"}var ya=D,za=F,Aa=E,H=v,I;if(C&&m.opera){var J=m.opera.version;H=typeof J==q?J():J}else{if(za)I=/rv\:([^\);]+)(\)|;)/;else if(ya)I=/MSIE\s+([^\);]+)(\)|;)/;else if(Aa)I=/WebKit\/(\S+)/;if(I){var Ba=I.exec(wa());H=Ba?Ba[1]:v}}var Ca=H,Da={};var Ea="*",Fa="CSS1Compat",K="528",L=".",Ga="(\\d*)(\\D*)",Ha="g",Ia=function(a,b,c){c=c||document;a=a&&a!=Ea?a.toUpperCase():v;var d;if(d=c.querySelectorAll){if(d=c.querySelector){if(!(d=!Aa)){if(!(d=document.compatMode==Fa)){if(!(d=Da[K])){d=0;for(var e=String(Ca).replace(/^[\s\xa0]+|[\s\xa0]+$/g,v).split(L),h=String(K).replace(/^[\s\xa0]+|[\s\xa0]+$/g,v).split(L),i=Math.max(e.length,h.length),k=0;d==0&&k=0}d=d}d=d}d=d}d=d}if(d&&(a||b))b=c.querySelectorAll(a+(b?L+b:v));else if(b&&c.getElementsByClassName){c=c.getElementsByClassName(b);if(a){d={};for(h=e=0;i=c[h];h++)if(a==i.nodeName)d[e++]=i;d.length=e;b=d}else b=c}else{c=c.getElementsByTagName(a||Ea);if(b){d={};for(h=e=0;i=c[h];h++){a=i.className;if(typeof a.split==q&&qa(a.split(/\s+/),b)>=0)d[e++]=i}d.length=e;b=d}else b=c}return b};var M=function(){};M.prototype.S=function(a){var b=[];this.D(a,b);return b.join(v)};var Ja="boolean";M.prototype.D=function(a,b){switch(typeof a){case ga:this.N(a,b);break;case o:this.U(a,b);break;case Ja:b.push(a);break;case "undefined":b.push(r);break;case n:if(a==g){b.push(r);break}if(s(a)){this.T(a,b);break}this.V(a,b);break;case q:break;default:throw Error("Unknown type: "+typeof a);}};var Ka={'"':'\\"',"\\":"\\\\","/":"\\/","\u0008":"\\b","\u000c":"\\f","\n":"\\n","\r":"\\r","\t":"\\t","\u000b":"\\u000b"},La=/\uffff/.test("\uffff")?/[\\\"\x00-\x1f\x7f-\uffff]/g:/[\\\"\x00-\x1f\x7f-\xff]/g,Ma='"',Na="\\u",Oa="000",Pa="00",Qa="0";M.prototype.N=function(a,b){b.push(Ma,a.replace(La,function(c){if(c in Ka)return Ka[c];var d=c.charCodeAt(0),e=Na;if(d<16)e+=Oa;else if(d<256)e+=Pa;else if(d<4096)e+=Qa;return Ka[c]=e+d.toString(16)}),Ma)};M.prototype.U=function(a,b){b.push(isFinite(a)&&!isNaN(a)?a:r)};var Ra="[",Sa=",",Ta="]";M.prototype.T=function(a,b){var c=a.length;b.push(Ra);for(var d=v,e=0;e<c;e++){b.push(d);this.D(a[e],b);d=Sa}b.push(Ta)};var Ua="{",Va=":",Wa="}";M.prototype.V=function(a,b){b.push(Ua);var c=v;for(var d in a)if(a.hasOwnProperty(d)){var e=a[d];if(typeof e!=q){b.push(c);this.N(d,b);b.push(Va);this.D(e,b);c=Sa}}b.push(Wa)};var Xa="px",Ya=function(a,b,c,d){if(typeof d==o)d=(b?Math.round(d):d)+Xa;c.style[a]=d};ha(Ya,"height",f);ha(Ya,"width",f);var Za="StopIteration"in m?m.StopIteration:Error("StopIteration"),ab=function(){};ab.prototype.next=function(){throw Za;};ab.prototype.O=function(){return this};var bb=function(a){if(typeof a.n==q)return a.n();if(u(a))return a.split(v);if(t(a)){for(var b=[],c=a.length,d=0;d<c;d++)b.push(a[d]);return b}return ua(a)},cb=function(a,b,c){if(typeof a.forEach==q)a.forEach(b,c);else if(t(a)||u(a))ra(a,b,c);else{var d;if(typeof a.q==q)d=a.q();else if(typeof a.n!=q)if(t(a)||u(a)){d=[];for(var e=a.length,h=0;h<e;h++)d.push(h);d=d}else d=va(a);else d=void 0;e=bb(a);h=e.length;for(var i=0;i1){if(b%2)throw Error("Uneven number of arguments");for(var c=0;c<b;c+=2)this.o(arguments[c],arguments[c+1])}else a&&this.P(a)};l=N.prototype;l.c=0;l.B=0;l.n=function(){this.z();for(var a=[],b=0;b
2*this.c&&this.z();return f}return j};l.z=function(){if(this.c!=this.b.length){for(var a=0,b=0;a
<this.b.length;){var c=this.b[a];if(O(this.f,c))this.b[b++]=c;a++}this.b.length=b}if(this.c!=this.b.length){var d={};for(b=a=0;a<this.b.length;){c=this.b[a];if(!O(d,c)){this.b[b++]=c;d[c]=1}a++}this.b.length=b}};l.get=function(a,b){if(O(this.f,a))return this.f[a];return b};l.o=function(a,b){if(!O(this.f,a)){this.c++;this.b.push(a);this.B++}this.f[a]=b};l.P=function(a){var b;if(a instanceof N){b=a.q();a=a.n()}else{b=va(a);a=ua(a)}for(var c=0;c=c.length)throw Za;var k=c[b++];return a?k:d[k]}};return i};var O=function(a,b){return Object.prototype.hasOwnProperty.call(a,b)};var db=RegExp("^(?:([^:/?#.]+):)?(?://(?:([^/?#]*)@)?([\\w\\d\\-\\u0100-\\uffff.%]*)(?::([0-9]+))?)?([^?#]+)?(?:\\?([^#]*))?(?:#(.*))?$");var P=function(a,b){var c;if(a instanceof P){this.t(b==g?a.e:b);this.K(a.k);this.L(a.w);this.F(a.p);this.I(a.s);this.H(a.r);this.J(a.g.u());this.G(a.v)}else if(a&&(c=String(a).match(db))){this.t(!!b);this.K(c[1]||v,f);this.L(c[2]||v,f);this.F(c[3]||v,f);this.I(c[4]);this.H(c[5]||v,f);this.X(c[6]||v,f);this.G(c[7]||v,f)}else{this.t(!!b);this.g=new Q(g,this,this.e)}};l=P.prototype;l.k=v;l.w=v;l.p=v;l.s=g;l.r=v;l.v=v;l.R=j;l.e=j;var eb="//",fb="@",gb="/",hb="?",ib="#";l.toString=function(){if(this.d)return this.d;var a=[];this.k&&a.push(R(this.k,jb),Va);if(this.p){a.push(eb);this.w&&a.push(R(this.w,jb),fb);var b;b=this.p;b=u(b)?encodeURIComponent(b):g;a.push(b);this.s!=g&&a.push(Va,String(this.s))}if(this.r){this.Q()&&this.r.charAt(0)!=gb&&a.push(gb);a.push(R(this.r,kb))}(b=String(this.g))&&a.push(hb,b);this.v&&a.push(ib,R(this.v,lb));return this.d=a.join(v)};l.u=function(){var a=this.k,b=this.w,c=this.p,d=this.s,e=this.r,h=this.g.u(),i=this.v,k=new P(g,this.e);a&&k.K(a);b&&k.L(b);c&&k.F(c);d&&k.I(d);e&&k.H(e);h&&k.J(h);i&&k.G(i);return k};l.K=function(a,b){this.i();delete this.d;if(this.k=b?a?decodeURIComponent(a):v:a)this.k=this.k.replace(/:$/,v);return this};l.L=function(a,b){this.i();delete this.d;this.w=b?a?decodeURIComponent(a):v:a;return this};l.F=function(a,b){this.i();delete this.d;this.p=b?a?decodeURIComponent(a):v:a;return this};l.Q=function(){return!!this.p};l.I=function(a){this.i();delete this.d;if(a){a=Number(a);if(isNaN(a)||a=0)c=c.replace(b,ob)}return c},pb="%",ob=function(a){a=a.charCodeAt(0);return pb+(a>>4&15).toString(16)+(a&15).toString(16)},jb=/[#\/\?@]/g,kb=/[\#\?]/g,mb=/[\#\?@]/g,lb=/#/g,Q=function(a,b,c){this.h=a||g;this.M=b||g;this.e=!!c};l=Q.prototype;var qb="&",S="=",rb=" ";l.j=function(){if(!this.a){this.a=new N;if(this.h)for(var a=this.h.split(qb),b=0;b=0){d=a[b].substring(0,c);e=a[b].substring(c+1)}else d=a[b];d=decodeURIComponent(d.replace(/\+/g,rb));d=this.m(d);this.add(d,e?decodeURIComponent(e.replace(/\+/g,rb)):v)}}};l.a=g;l.c=g;l.add=function(a,b){this.j();this.A();a=this.m(a);if(this.l(a)){var c=this.a.get(a);s(c)?c.push(b):this.a.o(a,[c,b])}else this.a.o(a,b);this.c++;return this};l.remove=function(a){this.j();a=this.m(a);if(this.a.l(a)){this.A();var b=this.a.get(a);if(s(b))this.c-=b.length;else this.c--;return this.a.remove(a)}return j};l.l=function(a){this.j();a=this.m(a);return this.a.l(a)};l.q=function(){this.j();for(var a=this.a.n(),b=this.a.q(),c=[],d=0;d<b.length;d++){var e=a[d];if(s(e))for(var h=0;h<e.length;h++)c.push(b[d]);else c.push(b[d])}return c};l.n=function(a){this.j();if(a){a=this.m(a);if(this.l(a)){var b=this.a.get(a);if(s(b))return b;else{a=[];a.push(b)}}else a=[]}else{b=this.a.n();a=[];for(var c=0;c<b.length;c++){var d=b[c];s(d)?ta(a,d):a.push(d)}}return a};l.o=function(a,b){this.j();this.A();a=this.m(a);if(this.l(a)){var c=this.a.get(a);if(s(c))this.c-=c.length;else this.c--}this.a.o(a,b);this.c++;return this};l.get=function(a,b){this.j();a=this.m(a);if(this.l(a)){var c=this.a.get(a);return s(c)?c[0]:c}else return b};l.toString=function(){if(this.h)return this.h;if(!this.a)return v;for(var a=[],b=0,c=this.a.q(),d=0;d<c.length;d++){var e=c[d],h=z(e);e=this.a.get(e);if(s(e))for(var i=0;i0&&a.push(qb);a.push(h);e[i]!==v&&a.push(S,z(e[i]));b++}else{b>0&&a.push(qb);a.push(h);e!==v&&a.push(S,z(e));b++}}return this.h=a.join(v)};l.A=function(){delete this.C;delete this.h;this.M&&delete this.M.d};l.u=function(){var a=new Q;if(this.C)a.C=this.C;if(this.h)a.h=this.h;if(this.a)a.a=this.a.u();return a};l.m=function(a){a=String(a);if(this.e)a=a.toLowerCase();return a};l.t=function(a){if(a&&!this.e){this.j();this.A();cb(this.a,function(b,c){var d=c.toLowerCase();if(c!=d){this.remove(c);this.add(d,b)}},this)}this.e=a};var sb="inherit",tb="transparent",ub="rgba(0, 0, 0, 0)",vb=function(a,b,c){var d;a:{d=b.nodeType==9?b:b.ownerDocument||b.document;if(d.defaultView&&d.defaultView.getComputedStyle)if(d=d.defaultView.getComputedStyle(b,v)){d=d[a];break a}d=g}d=d||(b.currentStyle?b.currentStyle[a]:g)||b.style[a];if(d==g||d==sb||d==tb||d==ub){if(b==(b.nodeType==9?b:b.ownerDocument||b.document).body||!b.parentNode)return c;return T(a,b.parentNode)}return d},wb="rgb(0, 0, 0)",T=function(a,b){return vb(a,b,wb)};var xb=/\s*;\s*/;var U=-1,yb=-1,zb="fcauth",Ab=function(a){if(U==a&&U!=-1){a:{a=zb+yb+S;for(var b=(document.cookie||v).split(xb),c=0,d;d=b[c];c++)if(d.indexOf(a)==0){a=d.substr(a.length);break a}a=g}return a}else{U=-1;return g}};var Bb="iframe",Cb="blogger-comment-from-post",V="-src",Db="blogspotRpcToken",Eb="comment-editor",Fb="fcViewer",Gb="blogger-iframe-colorize",Hb="color",Ib="backgroundColor",Jb="fontFamily",Kb="serif",Lb="http://www.blogger.com/unvisited-link-",Mb=function(a,b){yb=b;U=Math.floor(Math.random()*1E7);for(var c=Ia(Bb,Cb),d=0;d<c.length;d++){var e=u(c[d].id+V)?document.getElementById(c[d].id+V):c[d].id+V,h=new P(e.href);e.href=h.W(Db,U).toString()}gadgets.rpc.setRelayUrl(Eb,a);gadgets.rpc.register(Fb,Ab);c=Ia(Bb,Gb);for(d=0;d //